<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Lontara Luwu Timur</title>
	<atom:link href="http://www.lontaralutim.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.lontaralutim.com</link>
	<description>Portal Informasi Pembangunan Kabupaten Luwu Timur</description>
	<lastBuildDate>Mon, 06 Dec 2010 15:01:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Udang Hias Danau Towuti Membutuhkan Zonasi</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/udang-hias-danau-towuti-membutuhkan-zonasi-236.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/udang-hias-danau-towuti-membutuhkan-zonasi-236.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2010 15:01:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Nasrun Majid</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA LUTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Badan Konservasi Sumber Daya Alam]]></category>
		<category><![CDATA[Danau Towuti]]></category>
		<category><![CDATA[Udang Hias]]></category>
		<category><![CDATA[Udang Hias Danau Towuti]]></category>
		<category><![CDATA[Udang hias endemik Danau Towuti]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=236</guid>
		<description><![CDATA[Udang hias endemik Danau Towuti, populasinya kini terancam mengalami penurunan dan kepunahan , menyusul maraknya penangkapan secara bebas terhadap spesies yang memiliki aneka ragam warna itu. Karena warna yang indah tersebut, sehingga menarik minat para pedagang ikan hias untuk memperjualbelikan spesies ini secara bebas. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan dengan menentukan zonasi (zona inti) agar [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/udang-hias-danau-towuti-membutuhkan-zonasi-236.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Husler Ingatkan Ancaman AIDS</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/husler-ingatkan-ancaman-aids-233.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/husler-ingatkan-ancaman-aids-233.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2010 14:55:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asri Tadda</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA LUTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Ancaman AIDS]]></category>
		<category><![CDATA[H. Muhammad Thoriq Husler]]></category>
		<category><![CDATA[Peringatan Hari Aids Sedunia]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Bupati Luwu Timur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=233</guid>
		<description><![CDATA[Peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) yang jatuh pada 1 desember setiap tahunnya, kali ini dilakukan dengan menggelar upacara bendera di Halaman Kantor Bupati Lutim pada senin (6/12) pagi tadi. Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kab. Lutim secara khidmat mengikuti setiap tahapan prosesi upacara. Bertindak selaku pembina upacara, Wakil Bupati Luwu Timur, H. Muhammad [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/husler-ingatkan-ancaman-aids-233.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Air Terjun Mata Buntu Butuh Akses Jalan</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/air-terjun-mata-buntu-butuh-akses-jalan-231.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/air-terjun-mata-buntu-butuh-akses-jalan-231.htm#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Dec 2010 14:53:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asri Tadda</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA LUTIM]]></category>
		<category><![CDATA[air terjun]]></category>
		<category><![CDATA[Air Terjun Mata Buntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=231</guid>
		<description><![CDATA[MALILI, UPEKS- Pemerintah daerah Luwu Timur melalui dinas pendidikan, kebudayaan dan pariwisata kini terus berbenah menggalakkan pembangunan di sektor kebudayaan dan pariwisata. Selain kekayaan alam dari sektor pertambangan, potensi dan pesona alamnya yang memikat juga menjadi anugrah tersendiri bagi Bumi Batara Guru untuk dikembangkan di waktu mendatang. Sederatan pesona alam yang membentang dan tersebar di [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/air-terjun-mata-buntu-butuh-akses-jalan-231.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INCO, CSR &amp; Lingkungan Sosial</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/artikel/b-bagaimana-kita-mengukur-keberhasilan-inco-mengimplentasikan-csr-203.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/artikel/b-bagaimana-kita-mengukur-keberhasilan-inco-mengimplentasikan-csr-203.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 04:24:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M u i r</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[bagian kedua B.    Bagaimana Kita Mengukur Keberhasilan INCO mengimplentasikan CSR ? Setelah kita melihat pentingnya CSR bagi perusahaan sebagai jembatan untuk mendapatkan licence to operate baik dari masyarakat dan juga pemerintah, bahkan juga ada yg mengatakan bahwa CSR bisa berfungsi sebagai strategi risk management perusahaan. Kini alangkah bijaknya kita juga mengakui betapa pentingnya CSR [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/artikel/b-bagaimana-kita-mengukur-keberhasilan-inco-mengimplentasikan-csr-203.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>1. Sejarah Mokole / Kerajaan Matano</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/sejarah/195-195.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/sejarah/195-195.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 02 Nov 2010 03:49:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M u i r</dc:creator>
				<category><![CDATA[SEJARAH]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=195</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Iwan Sumatri, seorang arkeolog dari Unhas. Beliau dalam berbagai laporan terkait penelitian peninggalan sejarah dan purbakala. Salah satunya adalah penelitian kerjasama Pusat Arkeologi Makassar dan The Australia National University dengan mengambil tema proyek “The origins of Complex Society in South Sulawesi (OXIS project)” yang dilakukan di kabupaten Luwu dan hasilnya ditulis dalam bukunya “Kedatuan Luwu”. [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/sejarah/195-195.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INCO, CSR &amp; Lingkungan Sosial</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/artikel/inco-csr-lingkungan-sosial-189.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/artikel/inco-csr-lingkungan-sosial-189.htm#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 26 Oct 2010 06:41:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M u i r</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[alam]]></category>
		<category><![CDATA[csr]]></category>
		<category><![CDATA[dampak sosial]]></category>
		<category><![CDATA[eksploitasi]]></category>
		<category><![CDATA[inco]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[lutim]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Timur]]></category>
		<category><![CDATA[sorowako]]></category>
		<category><![CDATA[sosial]]></category>
		<category><![CDATA[tambang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=189</guid>
		<description><![CDATA[bagian pertama Mungkin anda sepakat dgn saya jika mengatakan bahwa ; pada era orde baru, perusahan besar asing yang bergerak di bidang pertambangan dapat melakukan aktifitas penambangan dan produksinya dengan nyaman tanpa harus merasa was-was akan adanya gangguan-ganguan yang berarti. Berarti yang saya maksud adalah mampu mempengaruhi proses produksi mereka. Alasannya sedeharna saja, kebebasan berpendapat [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/artikel/inco-csr-lingkungan-sosial-189.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Luwu Timur Masuk Nominasi Penghargaan Ketahanan Pangan 2010</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/luwu-timur-masuk-nominasi-penghargaan-ketahanan-pangan-2010-184.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/luwu-timur-masuk-nominasi-penghargaan-ketahanan-pangan-2010-184.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 09:12:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asri Tadda</dc:creator>
				<category><![CDATA[BERITA LUTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Luwu Timur]]></category>
		<category><![CDATA[penghargaan Adi Upaya Puritama]]></category>
		<category><![CDATA[Penghargaan Ketahanan Pangan 2010]]></category>
		<category><![CDATA[Piala Adi Upaya Puritama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=184</guid>
		<description><![CDATA[Sulawesi selatan patut berbangga, karena untuk kali ke sekian, Kabupaten Luwu Timur setelah menerima penghargaan Adi Upaya Puritama beberapa waktu yang lalu dari Kementrian Perumahan Rakyat, kini kembali memperoleh kesempatan untuk masuk pada nominasi pemberian penghargaan Ketahanan Pangan Tahun 2010 dari Kementrian Pertanian. Sebanyak 5 provinsi yang diwakili oleh masing-masing gubernurnya antara lain : Daerah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/berita-lutim/luwu-timur-masuk-nominasi-penghargaan-ketahanan-pangan-2010-184.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dampak Penerapan Otonomi Daerah di Indonesia</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/otonomi-daerah/dampak-penerapan-otonomi-daerah-di-indonesia-172.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/otonomi-daerah/dampak-penerapan-otonomi-daerah-di-indonesia-172.htm#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 17 Oct 2010 08:13:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Asri Tadda</dc:creator>
				<category><![CDATA[OTONOMI DAERAH]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Otonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Penerapan Otonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Penerapan Otonomi Daerah di Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.lontaralutim.com/?p=172</guid>
		<description><![CDATA[Fakta yang tidak bisa dipungkiri, bahwa di samping harapan-harapan positif dari penyelenggaraan otonomi daerah, ternyata juga melahirkan dampak negatif. Beberapa kasus yang terjadi di lapangan, banyak terjadi penyelewengan wewenang oleh oknum kepala daerah. Yang terbaru, terungkapnya kasus korupsi pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) di beberapa daerah. Daftar Pejabat Kepala Daerah yang Tersangkut Kasus Korupsi Pengadaan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/otonomi-daerah/dampak-penerapan-otonomi-daerah-di-indonesia-172.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Desentralisasi dan Otonomi Daerah</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/info-lutim/desentralisasi-dan-otonomi-daerah-138.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/info-lutim/desentralisasi-dan-otonomi-daerah-138.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 05:33:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M u i r</dc:creator>
				<category><![CDATA[INFO LUTIM]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak Otonomi Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Desentralisasi Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesian Corruption Watch]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lontaralutim.com/?p=138</guid>
		<description><![CDATA[Tonggak semangat otonomi daerah sebenarnya telah dimulai sejak tahun 2001. UU Tahun 2004 adalah revisi terbaru yang digunakan sebagai payung hukum pelaksanaan otonomi daerah hingga sekarang. Bisa dibilang, sudah hampir satu dekade desentralisasi kekuasaan diterapkan di Indonesia dalam atmosfer era reformasi. Dalam analisis The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP), perjalanan desentralisasi dan otonomi daerah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/info-lutim/desentralisasi-dan-otonomi-daerah-138.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Paradigma Pembangunan &#8211; Sebuah Konsep</title>
		<link>http://www.lontaralutim.com/artikel/paradigma-pembangunan-sebuah-konsep-107.htm</link>
		<comments>http://www.lontaralutim.com/artikel/paradigma-pembangunan-sebuah-konsep-107.htm#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Jan 2009 14:02:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M u i r</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Paradigma Pembangunan]]></category>
		<category><![CDATA[Reflections on Human Development]]></category>
		<category><![CDATA[Sumber Daya Pembangunan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://lontaralutim.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Tulisan ini adalah bagian lanjutan dari tulisan sebelumnya berjudul Redefenisi Paradigma Pembangunan: Sebuah Pengantar. Mabub ul Haq, ekonom berkebangsaan Pakistan yang amat terpandang, membuat refleksi mendalam tentang paradigma pembangunan Barat yang sangat materialistik, yang serta-merta diterapkan di negara-negara berkembang. Paradigma pembangunan Barat yang materialistik itu mengukur pencapaian hasil pembangunan hanya dari aspek fisik semata, yang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://www.lontaralutim.com/artikel/paradigma-pembangunan-sebuah-konsep-107.htm/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

