Peringatan Hari Aids Sedunia (HAS) yang jatuh pada 1 desember setiap tahunnya, kali ini dilakukan dengan menggelar upacara bendera di Halaman Kantor Bupati Lutim pada senin (6/12) pagi tadi. Para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Lingkup Pemerintah Kab. Lutim secara khidmat mengikuti setiap tahapan prosesi upacara.
Bertindak selaku pembina upacara, Wakil Bupati Luwu Timur, H. Muhammad Thoriq Husler sekaligus membacakan sambutan seragam dari Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi Penanggulangan Aids Nasional, Dr. HR. Agung Laksono.Wabup Lutim dalam sambutannya, menghimbau kesadaran semua pihak akan ancaman HIV dan bencana masih merupakan tantangan Nasional sehingga dibutuhkan komitmen dan kepedulian kita terhadap sesama melalui upaya percepatan penurunan jumlah penularan HIV terutama generasi muda, maupun pembinaan kepada mereka yang telah terinfeksi HIV.
Adapun tema peringatan HIV tahun 2010 tahun ini adalah Universal Acces and Human Right yang diterjemahkan menjadi Akses Universal dan Hak Asasi Manusia dengan Sub Tema, Peningkatan Hak dan Akses Pendidikan Guna menekan Laju Epidemi HIV dan Aids di Indonesia menuju tercapainya Tujuan Pembangunan Millenium Development Gold’s (MDG) 2014.
“Epidemi Ganda Aids dan Narkoba telah menimbulkan banyak kerugian jiwa dan menghancurkan masa depan generasi bangsa, mari secara bersama mencegah penularan lebih luas dengan membuka ruang komonikasi, tidak menghakimi serta memberikan informasi yang bertanggung jawab melalui jalur pendidikan formal dan informal” Imbau Husler saat membacakan sambutan seragam Menko Kesra.
Lebih lanjut Wabup Lutim mengungkapkan, kita patut bersyukur atas kerja keras semua pihak, kita mampu meningkatkan sumber daya dalam upaya penanggulangan HIV dan Aids di Indonesia, sejak 1 Juli 2010 telah tersedia dana penanggulangan HIV dan Aids secara komprehensif di 33 Propinsi dan 150 Kabupaten/Kota yang bersumber dari APBD, APBN dan Bantuan Luar Negeri, namun perlu disadari bantuan luar negeri hanya sementara, dan bersifat pelengkap bukan sumber utama olehnya itu, tanggung jawab pembangunan kesehatan merupakan tanggung jawab kita bersama.
Diakhir sambutannya, Husler mengajak semua pihak untuk senantiasa meningkatkan pengetahuan dan kepedulian melalui unit layanan baik unit pencegahan konseling, testing, maupun dukungan dan pengobatan agar setiap orang terbuka akan masalah HIV dan Aids serta semakin banyak orang terlibat dalam upaya pencegahan penularan HIV dan Aids.


